You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Long march buruh
photo Nurito - Beritajakarta.id

Ribuan Buruh Bergerak Menuju Istana

Sekitar 7.000 buruh dari berbagai elemen mulai bergerak menuju Istana Negera di Jl Mendan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Ribuan buruh ini berasal dari Kawasan Industri Pulogadung (KIP).

Kami menuntut pemerintahan Jokowi-JK agar lebih memperhatikan nasib buruh

Para buruh diantaranya berasal dari Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSPS), Serikat Pekerja Logam, Elektronik dan Mesin (SP LEM), Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI), Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), dan Konfederasi Pekerja Buruh Indonesia (KPBI).

Yulianto (37), perwakilan dari SP LEM mengatakan, buruh menuntut agar pemerintah mau memperhatikan kesejahteraan buruh. Kemudian, pemerintah harus menghapus sistem kerja outsourcing. "Kami menuntut pemerintahan Jokowi-JK agar lebih memperhatikan nasib buruh," ujar Yulianto, Jumat (1/5).

Hari Buruh, Jalan Sudirman-Thamrin Ditutup

Sekitar pukul 08.15 ribuan buruh langsung bergerak menuju Istana Negara untuk bergabung bersama rekan-rekan buruh lainnya. Menggunakan ribuan sepeda motor. Rute yang dilaluinya yakni Jl Pulogadung, Jl Raya Bekasi, Jl Raya Perintis Kemerdekaan, Jl R Soeprapto (Cempaka Putih) dan menuju Istana Negara.

Akibat aksi buruh ini, lalu lintas di Jl Raya Bekasi, terutama ruas jalan dari arah Bekasi menuju Jakarta mengalami kemacetan panjang.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye13093 personDessy Suciati
  2. Panen Serentak di Jaktim Hasilkan 2 Ton

    access_time14-08-2026 remove_red_eye8205 personNurito
  3. Pemkot Jaksel Tegur Pemilik Bangunan Langgar Aturan

    access_time14-08-2026 remove_red_eye1965 personTiyo Surya Sakti
  4. Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

    access_time14-08-2026 remove_red_eye1819 personFakhrizal Fakhri
  5. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1684 personFakhrizal Fakhri